Bisnis Alat Tulis? Nguntungin Ngga?

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2018

Mengingat judul tulisan saya sebelum ini: Panduan Terlengkap Membuka Usaha Toko Alat Tulis Dari Nol. Dari NOL. Saya akan menjelaskan semua hal yang kuketahui seputar bisnis ini, ya, semua hal, supaya orang yang awam dengan dunia bisnis juga bisa ikut belajar.

Bisnis Alat Tulis Tuh Seperti Apa?

Secara sederhana, cuma dagangin alat tulis dan produk/jasa terkait. Bisa juga produksi sendiri.

Saya yakin semua orang pasti tahu dan pernah ke toko alat tulis, karena ada dimana-mana. Mulai dari perumahan, desa, tengah kota, di dekat perkantoran atau sekolah. Di mall juga ada.

Apakah Menguntungkan?

Kalau dilihat dari jumlah toko yang saya jumpai selama ini, sudah sangat jelas dan pasti, menguntungkan. Kalau ngerugi, ga mungkin ada banyak toko alat tulis. Sapa yang mau rugi? ^^;

Contoh Pelaku Bisnis Alat Tulis?

Ada banyak jenis pelaku bisnis alat tulis, saya tuliskan lengkap supaya temen-temen pembaca yang ingin terjun ke bisnis ini, punya gambaran lebih jelas akan jenis usaha yang akan dijalani.

Toko

Ini adalah bentuk usaha alat tulis yang paling umum kita temui. Beli murah (grosir), jual mahal (eceran), konsepnya seperti itu.

Contohnya?

Gramedia, Gunung Agung, Kinokuniya, TBMO (Toko Buku Murah Online), Gading Murni, tempat fotokopi dekat rumah, koperasi di sekolah.

Buat Produk Sendiri

Buat sendiri? Why not? ada banyak produsen lokal yang bisa dibilang bukan tergolong usaha skala besar, tapi punya produk unik yang diminati banyak pecinta stationery.

Contohnya adalah Print on Demand (Bullet Journal Book)

Jasa Titip

Punya barang idaman tapi tidak dijual di Indonesia? Kita bisa manfaatkan jasa titip!

Seperti apa cara kerjanya? Yah, nitip sama orang yang bepergian ke luar negeri dan bersedia membelikan barang yang kita inginkan. Barang biasanya dibawakan secara “hand carry“, baru dikirim ke alamat kita setelah pemilik jasa titip pulang ke Indonesia.

Contoh seller yang menyediakan jasa titip adalah Tokopie.

Produsen

Nah… Untuk yang ini, khusus untuk orang bermodal besar. Produksi masal alat tulis butuh banyak sumber daya yang tentunya makan biaya besar juga. Dari sinilah distributor dan penjual membeli barang dagangan mereka.

Contoh produsen besar:

  • JOYKO – pulpen, kalkulator, staples, binder
  • Faber Castell – pensil, cat lukis, pensil warna
  • Kikki.k – Binder, notebook, gift wrap
  • Snowman – spidol, pulpen
  • PT. APP – buku tulis, kertas

Sampai jumpa di bagian pertama, akan update segera!

Adakah hal lain yang belum tertulis di sini? Share di komentar ya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *